.jpeg)
Keterangan Gambar : Herry Triyatno - Direktur Utama PT Asuransi Tri Pakarta pada acara Peresmian PT Asuransi Tri Pakarta Syariah, Jumat (06/03/2026)
BIZNEWS.ID, Jakarta - PT Asuransi Tri Pakarta secara resmi mengumumkan peresmian Unit Usaha Syariah menjadi entitas tersendiri dengan nama PT Asuransi Tri Pakarta Syariah. Langkah strategis ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat industri asuransi syariah nasional serta mendukung pertumbuhan ekosistem keuangan syariah di Indonesia.
Spin off ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi ketentuan regulator serta strategi jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan layanan asuransi berbasis prinsip syariah yang lebih fokus, inovatif, dan kompetitif. Dengan menjadi entitas mandiri, PT Asuransi Tri Pakarta Syariah diharapkan mampu meningkatkan tata kelola perusahaan, memperluas penetrasi pasar, serta memberikan nilai tambah yang lebih optimal bagi peserta dan mitra usaha..
Direktur Utama Tri Pakarta Syariah Herry Triyatno menyampaikan spin-off ini merupakan momentum penting dalam perjalanan perusahaan. Ia menjelaskan sebenarnya Tri Pakarta telah memiliki layanan asuransi syariah sejak 2001, namun masih dalam bentuk unit usaha syariah.
“Jadi sebenarnya Tripakarta ini sudah mempunyai asuransi syariah sejak 2001, tapi dalam bentuk UUS, unit usaha syariah. Kemudian setelah dalam proses yang cukup panjang, kami melakukan spin-off, memisahkan diri dari induk perusahaan,” ungkap Herry, dalam sambutannya, di Jakarta Barat, Jumat, 6 Maret 2026.
Herry menyampaikan bahwa spin off ini merupakan momentum penting dalam perjalanan perusahaan.
“Spin off ini bukan hanya pemenuhan regulasi, tetapi juga wujud keseriusan kami dalam mengembangkan bisnis asuransi syariah secara lebih terarah dan berkelanjutan. Kami optimis PT Asuransi Tri Pakarta Syariah akan tumbuh lebih kuat dan memberikan kontribusi signifikan bagi industri asuransi syariah nasional,” ujarnya.
Sebagai entitas baru, PT Asuransi Tri Pakarta Syariah akan tetap mengedepankan prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, transparansi, dan tolong-menolong dalam seluruh operasional dan layanan kepada peserta. Perusahaan juga akan memperkuat inovasi produk, transformasi digital, serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan asuransi syariah.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan berpengalaman, serta sistem manajemen risiko yang kuat, PT Asuransi Tri Pakarta Syariah optimis dapat menjadi salah satu pemain utama dalam industri asuransi syariah di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, perusahaan juga meluncurkan produk baru bernama Himaya Personal Insurance yang merupakan asuransi kecelakaan diri atau personal accident yang dirancang secara komprehensif dengan fitur tambahan perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Herry menjelaskan produk tersebut memberikan fleksibilitas bagi pemegang polis untuk menambahkan perlindungan risiko tertentu melalui skema add-on. Risiko tambahan tersebut dapat berupa perlindungan terhadap kebakaran, kehilangan, hingga bencana alam.
“Sebenarnya produk ini adalah produk personal accident, tetapi memberikan tambahan manfaat kepada pemegang polis, manakala pemegang polis menghendaki ada hal-hal lain yang perlu di kover secara risiko jadi ini add-on,” lanjutnya.
Menurutnya, keunggulan Himaya Personal Insurance dibandingkan dengan produk sejenis di pasar adalah fleksibilitas tersebut. Pada umumnya, produk personal accident hanya menawarkan perlindungan standar secara flat, sementara produk Himaya memberikan opsi perlindungan tambahan yang lebih luas.
PT. Asuransi Tripakarta Syariah dimiliki oleh PT Asuransi Tri Pakarta yang merupakan bagian dari Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sebesar 99.42% dan Koperasi Jasa Tripa sebesar 0.58%. Sedangkan Pemegang Saham PT. Asuransi Tri Pakarta terdiri dari Dana Pensiun BNI sebesar 62,90%, PT Asuransi Wahana Tata 25,00%, PT. Tri Handayani Utama 12,10%.







.jpeg)











LEAVE A REPLY